Re-impor dan Re-ekspor

Re-impor

Re-impor adalah barang yang dikirim ke luar negeri yang akan dimasukan kembali ke Daerah Pabean.

Barang-barng yang dire-impor:

  • Barang ekspor yang harus diimpor kembali karena tidak laku, tidak memenuhi kontrak pembelian, tidak memenuhi ketentuan impor di negara tujuan ekspor
  • Barang yang telah selesai diperbaiki, dikerjakan atau diuji di luar daerah pabean
  • Barang yang telah selesai digunakan untuk pelaksanaan pekerjaan di luar daerah pabean
  • Barang yang telah selesai digunakan untuk keperluan pameran, pertunjukan atau perlombaan di luar daerah pabean

Penyelesaian Re-impor dilakukan dengan dokumen PIB dengan persetujuan oleh pejabat BC setelah dilakukan pemeriksaan fisik barang.

Terhadap barang yang dire-impor harus segera di ekspor paling lama enam bulan. Jika ingin diperpanjang, harus mengajukan permohonan.

Terhadap barang re-impor yang diperbaiki diberikan pembebasan atau keringanan BM. Perbaikan ini tidak merubah barang atau jenis barang. Pembebasan hanya diberikan untuk barang yang terdaftar di manifest saat diekspor, sedangkan barag tambahan atau yang diganti tetap dikenakan BM.

Untuk mendapatkan pembebasan eksportir mengajukan permohonan kepada Kepala Kantor DJBC dengan melampirkan:

  1. Daftar identitas barng yang dilakukan perbaikan
  2. Dokumen Pelengkap Pabean
  3. Hasil pemeriksaan pada saat barang akan diekspor

Untuk melakukan re-impor, eksportir mengajukan permohonan kepada Kepala Kantor Pelayanan, dengan melampirkan

  1. Copy PEB yang telah ditandasahkan oleh Pejabat Hanggar tempat Ekspor atau Pejabat lainnya yang ditunjuk
  2. Invoice, yang mencantumkan harga spare parts/bagian yang diganti dan/atau ongkos perbaikan
  3. Copy izin (skep) ekspor untuk diimpor kembali dari Kepala Kantor Pelayanan Bea dan Cukai tempat ekspor dilaksanakan

 

Re-ekspor

 Re-ekspor adalah barang asal impor yang dikirim kembali ke luar negeri.

Barang-barang yang dire-ekspor:

  • Barang ekspor yang harus ekspor kembali karena tidak memenuhi syarat(tidak sesuai pesanan, salah kirim, ada peraturan baru, rusak, tidak memenuhi ketentuan impor) di Indonesia atau atas permintaan importir untuk di reekspor.
  • Barang yang telah selesai diperbaiki, dikerjakan atau diuji di daerah pabean
  • Barang yang telah selesai digunakan untuk pelaksanaan pekerjaan di daerah pabean
  • Barang yang telah selesai digunakan untuk keperluan pameran, pertunjukan atau perlombaan di daerah pabean
  • Barang impor sementara

Ketentuan pada poin pertama tidak berlaku apabila barang tersebut telah diajukan PIB dan telah dilakukan pemeriksaan fisik barang dengan hasil kedapatan jumlah dan/atau jenis barang tidak sesuai.

Importir mengajukan permohonan reekspor kepada Kepala Kantor Pabean dengan menyebutkan alasan.

Berdasarkan persetujuan Kepala Kantor Pabean, Importir atau Pengangkut mengisi dan menyerahkan Pemberitahuan Pabean kepada Pejabat di Kantor Pabean tempat pemuatan, berupa:

  1. BC 1.2 belum diajukan PIB,
  2. BC 3.0 telah diajukan PIB

Persetujuan pengeluaran dan/atau pemuatan barang diberikan oleh Pejabat sebagaimana dimaksud pada tulisan diatas apabila jumlah, jenis, nomor, merek serta ukuran kemasan atau peti kemas yang tercantum dalam Pemberitahuan Pabean dengan kemasan atau peti kemas yang bersangkutan kedapatan sesuai.

Eksportir mengajukan permohonan yang mencantumkan data atas barang/bahan yang akan diekspor meliputi:

  1. alasan dilakukannya re-ekspor
  2. negara tujuan
  3. nomor/tanggal PEB
  4. nama barang/bahan
  5. nomor pos tarif
  6. jumlah dan satuan barang yang akan di re-ekspor

Dalam permohonan dilampirkan dokumen pendukung, antara lain:

  1. dokumen impor (copy PM, invoice, packing list, dan STTJ
  2. suarat pembatalan dari orderdari pembeli

Re-ekspor dilaksanakan dengan menggunakan PEB yang mendapat kemudahan ekspor dan dilakukan pemeriksaan fisik oleh Kantor Pelayanan Bea dan Cukai terdekat dengan Lokasi pabrik yang telah ditunjuk sebagai kantor pelabuhan muat.

Terhadap pemeriksaan fisik barang ekspor tersebut diterbitkan LPBC.

LPBC tersebut dilaporkan di dalam Laporan Ekspor (LE) tersendiri dengan melampirkan surat asli persetujuan re-ekspor

About these ads

52 Responses to “Re-impor dan Re-ekspor”


  1. 1 bumikitta Januari 23, 2009 pukul 12:36 am

    Biasanya fasilitas ini dijadikan modus untuk berbuat curang oleh eksportir dan importir yang nakal.
    Contohnya:
    Saat melakukan re-impor eksportir tidak mengekspor barangnya kembali. Mereka lebih tertarik melunasi BMnya dan menjualnya didalam negeri sebagai barang impor mungkin + label luar negeri.
    Re-ekspor, biasanya dilakukan dengan: importir mengajukan re-ekspor sehingga sehingga BMnya tidak dibayar, kemudian dengan sarana pengangkutnya dia membawa barangnya ke daerah pabean lagi dengan alasan angkut lanjut ke daerah pabean lainnya. Sehingga dia melakukan importasi tanpa dikenakan BM.

  2. 2 jipajip Februari 12, 2009 pukul 6:40 pm

    Wah kebetulan nyambung ma tugas kuliah nih
    ijin kopas buat reverensi mas

  3. 3 bumikitta Februari 15, 2009 pukul 7:02 pm

    @di atas
    Dozo. (dari tanggal 13)
    Sebenarnya ada satu perbedaan lagi:
    1. Reekspor harus dilakukan dilakukan paling lama 3 tahun. Lebih dari itu harus minta ijin ke kepala kantor.
    2. Reimpor harus dilakukan paling lama 6 bulan, lebih dari itu minta ijin.
    ‘Kopas’ apa ya?
    Typo untuk Kupas?
    Kipas?
    Kompas?
    Bahasa daerah untuk ‘copy’?
    Rampas?
    Curi?

  4. 4 ningeneration Februari 19, 2009 pukul 12:49 pm

    Kasus Re-impor di atas sebenarnya bukan kecurangan. Karena barang tersebut barang lokal dan tidak mungkin ada label LN. Kecuali barang tersebut diekspor untuk diolah diluar negeri, tinggal dibubuhkan label LN. Tapi kan jadi barang barang ilegal.
    Tindakan memasukan barang reimpor dengan membayar BM dan lain2, dikarenakan(kebanyakan) biaya untuk perbaikan. Jadi lebih baik jika dijual di dalam.

  5. 5 achmad Juli 1, 2010 pukul 3:12 pm

    pak saya mau tanya apa ada ketentuan/peraturan yang mendasari proses pemasukan kembali barang yang sudah selesai diperbaiki diluar negri dan masuk kembali ke indonesia harus meminta izin import terlebih dahulu ke kementrian perdagangan(PEB Repairnya ada).
    Karena Di Soekarno Hatta Cengkareng sekarang dimintakan surat izin import tersebut
    Terima kasih atas perhatiannya

  6. 6 bumikitta Juli 1, 2010 pukul 4:43 pm

    barangnya apa?

  7. 7 Yulie September 4, 2010 pukul 11:30 pm

    Mas, aku mau tanya kira2 berapa lama surat pengajuan re-ekspor ke kantor beacukai dapat disetujui, karena saya memiliki barang yang harus di re-ekspor secepatnya. Terima kasih atas informasinya.

  8. 8 bumikitta September 5, 2010 pukul 9:37 pm

    kalau persetujuan dapat diselesaikan 1 hari (secepatnya, tergantung dari kepadatan kerja kantor. soalnya dokumen harus ke ka.kantor, sie.pabean cukai, kemudian ke sie. P2).
    Nah setelah persetujuan, tunggu surat tugas untuk petugas pengawasnya.

  9. 9 Sunhaji November 12, 2010 pukul 2:28 pm

    Saya mau minta contoh surat permohonan reekspor. Apabila data yang dilampirkan harus ada PEB, siapa yang harus mengisi data-data PEB? (termasuk No. & tgl. PEB). Pada saat pengajuan reekspor PEB kan belum ada, kenapa disyaratkan harus ada PEB?

    Terima kasih.

  10. 10 bumikitta November 12, 2010 pukul 6:28 pm

    nomor dan tanggal PEB diisi oleh petugas BC.

    kenapa harus ada PEB?
    PEB dibuat sebagai bukti melakukan reekspor untuk menarik jaminan (kemudahan ekspor).
    Perlakuan barang reekspor adalah sebagai barang ekspor.

    kalau contoh dokumennya, mungkin akan saya e-mail saja (kalau dokumennya dapat)

  11. 11 Jerremy September 16, 2011 pukul 8:06 pm

    ada yg tau peraturanya tentang export scrap stainless ga…….??
    jika scarf itu mengandung kadar jenis logam lain, berapa persen tingkat toleransinya……

  12. 12 afrobumi September 21, 2011 pukul 5:42 pm

    @jerremy
    sorry bro baru balas sekarang. kalau ketentuannya saya tidak begitu tau kalau dari Men-Dag-nya.
    Tapi kalau dari BTBMI yang namanya skrap stainless itu mengandung karbon 1,2% atau kurang menurut beratnya dan mengandung kromium 10,5% atau lebih menurut beratnya, dengan atau tanpa unsur lainnya.

    tidak memenuhi definisi baja stainless dan menurut beratnya
    mengandung satu atau lebih unsur di bawah ini dalam perbandingan sebagai berikut :
    - 0,3% atau lebih aluminium
    - 0,0008% atau lebih boron
    - 0,3% atau lebih kromium
    - 0,3% atau lebih kobalt
    - 0,4% atau lebih tembaga
    - 0,4% atau lebih timbal
    - 1,65% atau lebih mangan
    - 0,08% atau lebih molibdenum
    - 0,3% atau lebih nikel
    - 0,06% atau lebih niobium
    - 0,6% atau lebih silikon
    - 0,05% atau lebih titanium
    - 0,3% atau lebih tungsten (wolfram)
    - 0,1% atau lebih vanadium
    - 0,05% atau lebih zirkonium
    - 0,1% atau lebih unsur lainnya (kecuali belerang, fosfor, karbon dan nitrogen), diambil
    terpisah.

    Dari Men-DAG nya bisa dilihat di Per M-Dag – 01/M-DAG/PER/1/2007 jo Kep MPP No. 558/MPP/Kep/12/1998

  13. 13 Dini Oktober 5, 2011 pukul 11:17 am

    rencana ada importir yang mau reekspor plat baja dari Jepang, mau di re ekspor ke Singapore… barang di reekspor karena reject dari customer nya… ( rusak )…. bisa minta contoh surat permohonan nya yang ke Kepala Kantor Bea Cukai ? terimakasih…

  14. 14 afrobumi Oktober 5, 2011 pukul 6:55 pm

    @Dini
    surat permohonan reekspornya sama seperti reekpor biasa cuma alasannya aja yang beda jadi rusak.

    btw, ini plat baja-nya impor sementara atau bukan?

  15. 15 willy Oktober 24, 2011 pukul 6:20 pm

    mas, tolongin Saya dong, mau minta contoh surat permohonan reekspor nih. email ya’ TQ!

  16. 16 afrobumi Oktober 31, 2011 pukul 7:24 am

    sorry mas, saya tidak sedang di kantor jadi gak bisa ngasih contoh nih. nanti saya emailkan saja ya?

  17. 17 fery November 3, 2011 pukul 8:45 am

    Mas aku minta contoh draft surat permohonan re-export donk, kebetulan aku ada barang import belum keluar aku balikin lagi ke negara asal.

  18. 18 yohnz November 8, 2011 pukul 5:44 pm

    sorry bro.. lg sibuk

  19. 19 afrobumi November 8, 2011 pukul 7:07 pm

    sudah dikirim ya bro willy dan bro fery.

    teknisnya tidak ada format khusus dalam permohonannya. yang pernting dijelaskan alasan reekspor, beserta lampirannya.

  20. 20 afrobumi November 8, 2011 pukul 7:10 pm

    @yohnz
    dimaafkan bro, tentang apapun itu :p

  21. 21 santi Desember 1, 2011 pukul 8:46 am

    pak email ke saya juga ya contoh surat permohonan re-ekspor…
    thx ..

  22. 22 santi Desember 1, 2011 pukul 9:38 am

    pak email ke saya juga ya contoh surat permohonan re-ekspor…
    thx ..

  23. 23 Irma Desember 1, 2011 pukul 11:20 am

    Pak..ini rujukannya dari mana yah ?
    bisa diinformasikan ga yah ?

  24. 24 afrobumi Desember 7, 2011 pukul 8:53 am

    @santi
    sudah di email.

    @Irma
    sebenarnya ada rujukan dari diktat yang dikeluarkan pusdiklat beacukai. tapi mungkin PMK 140/PMK.04/2007 ==> PMK 142/PMK.04/2011 bisa jadi rujukan.

  25. 25 jeri April 16, 2012 pukul 8:37 pm

    1.mas mau tanya donk. kalau misalnya saya impor barang dan ternyata tidak sesuai pesana dan saya export balik, itu sebenarnya bisa tidak saya reroute ke negara lain?
    2.contoh saya impor dari singapore dan saya kmbalikan ke jepan. apak unda undang yang re ekspor barang ada? saya check dalam pasal PMK 140/PMK.04/2007 ==> PMK 142/PMK.04/2011 tidak dijelaskan untuk re ekspor harus ke negara asal atau bukan, mohon dibantu ya ak

  26. 26 anton Mei 2, 2012 pukul 11:36 am

    Pa saya mau minta contoh permohonan re-ekspor! saya punya masalah dengan barang kami yang ditahan bea cukai sudah hampir setahun. jadi rencananya akan kami reekspor. kirim ke email aja..

    Thanks pa,,

  27. 27 anton Mei 2, 2012 pukul 11:38 am

    pa maksudnya contoh surat permohonan reekspor ya…

    Thanks

  28. 28 Linda Juli 20, 2012 pukul 10:18 am

    Pak, minta contoh surat permohonan reekspor nya yaa.. tolong di-email-kan..
    saya mau mengajukan reekspor barang dalam waktu dekat ini..
    Terima kasih :)

  29. 29 Rudy November 6, 2012 pukul 1:28 pm

    Pa’ saya minta tolong dikirimi contoh surat permohonan reekspornya yaa…tolong di emailkan segera.
    Terima Kasih.

  30. 30 Arum November 12, 2012 pukul 10:20 am

    Pak saya minta juga diemail contoh surat permohonan reeksport karena saya juga mempunyai masalah mengenai reeksport.

  31. 31 boy Desember 6, 2012 pukul 4:02 pm

    mas saya juga minta contoh surat re export dong
    saya ada mau re export barang nih ke negara asalnya
    soalnya supplier main kirim tanpa ada contract sales nya

  32. 32 Budi Januari 5, 2013 pukul 9:08 am

    Mas yang baik hati, jika saya mengirim barang keluar negeri tetapi setelah sampai disana ada barang yang di reject karena tidak sesuai order, consignee akan mengirim balik ke Indonesia, apakah bisa diperkenankan sebagai barang re-import? dokumen apa saja yang harus kami penuhi jika akan diimpor ke indonesia supaya tidak dikenakan Bea Mauk, karena sesungguhnya itu adalah barang dari kita juga yang tidak jadi dibeli karena reject, terima kasih

  33. 33 afrobumi Januari 6, 2013 pukul 9:52 am

    @mas budi
    untuk barang reject boleh untuk di reimpor kok. Prosedurnya cuma mengajukan surat permohonan reimpor dan dokumen pendukungnya. kalau ijin udah keluar baru bikin PIBnya.
    dokumen yang harus dilampirkan bersama permohonan:
    - dokumen saat ekspor (copy PEB, copy PE, copy manifest, copy invoice, copy B/L, Packing List, dan dokumen yang ada saat ekspor)
    - dokumen untuk impor (Copy P/L, Copy Invoice, copy B/L, bukti reject dari pembeli)
    - dokumen identitas Importir (NPWP, API, registrasi, pengusaha kena pajak, dll)

    Layanan biasanya 3-4 hari, sewaktu mengajukan permohonan boleh tanya-tanya ke KPPBC setempat.

  34. 34 cpriyadi Februari 8, 2013 pukul 2:23 pm

    Kalo baca diatas, mohon arahan lebih lanjut mengenai re ekspor

    telah diimpor barang elektronik, karena cacat -/+ 5% bisakah di re ekspor??

    barang impor kelebihan stok -/+ 5% bolehkan di ekspor /re ekspor ke negara tujuan lain ??

    terima kasih sebelumnya

  35. 35 riri Februari 28, 2013 pukul 11:54 am

    mas, aku mau tanya, aku kan ada re impor krn barang yang diterima oleh consignee reject, dan akan dikembalikan untuk diperbaiki di tempat kami kurang lebih 2 bulan. Apakah itu berarti selain mengajukan permohonan re impor, aku juga harus mengajukan permohonan impor sementara ? Setelah barang telah selesai diperbaiki, kami akan ekspor lagi barang tsb, apakah itu dinamakan re ekspor ? terimakasih sebelumnya.

  36. 36 muchlis Maret 1, 2013 pukul 4:27 pm

    sore,
    kami mau tanya, kami sudah dapat surat izin dari fasilitasnya, dan sekarang tinggal proses pib nya, yang ingin kami tanya, bagaimana proses mekanisme pib, pembayaran pajak dan lain-lainnya ya,, apakah sama seperti impor biasa , atau ada pembuatan pib manual, tlong dibalas ya,
    terimakasih

  37. 37 Immigration Advice in Honslow April 11, 2013 pukul 7:54 pm

    Wow, marvelous blog structure! How long have you been blogging for?
    you make blogging look easy. The entire look of your web site is great,
    let alone the content material!

  38. 38 google sniper April 13, 2013 pukul 8:55 pm

    I blog often and I seriously thank you for your content.

    Your article has really peaked my interest. I am going to bookmark
    your website and keep checking for new details about once a week.
    I opted in for your Feed too.

  39. 39 Nuky Mei 13, 2013 pukul 9:39 am

    trimakasih mas infonya..

  40. 40 Immigration Advice Greenwich Mei 19, 2013 pukul 9:52 am

    It’s awesome to visit this web page and reading the views of all friends concerning this article, while I am also zealous of getting know-how.

  41. 41 ande Juli 18, 2013 pukul 9:29 am

    met pagi,

    setelah baca testimoni diatas ,kasus sama dengan yang kami alami,
    kronologinya dr PPJK pt JAS tidak ada konfirmasi by phn/email eta kapal,setelah 45 hari..sampai sekarang diconfirm juga kurang bagus service ke customer..barang dok hrs lengkap+ ganti kulit re expor singapure analisa pasti customer yg kejar JAS..pdahal dari awal tdk diksh tau soal LARTAS perlu recom mendag dll,sewa gdang singapore, penimbunan gdg priok…apakah bisa barang bisa dilelang bc 1.5, /

  42. 42 Dewi Hartati Agustus 22, 2013 pukul 10:10 am

    Siang,
    Saya mau tanya , kala sayamau re expor barang barang yang sudah pernah diimport dikarenakan rusak , karena baru satu tahun shipper kasi garansi untuk ganti yang baru ( Replacement ) mohon dibantu apakah saya bisa melalukan re expor atau expor biasa aja ? Di tunggu infonya ya Thanks ! Dewi

  43. 43 6embelgunung September 17, 2013 pukul 8:01 am

    Selamat pagi,

    Saya hendak melakukan repair – return atau mengekspor barang untuk diperbaiki di Maker kemudian di impor kembali setelah selesai diperbaiki.

    Apa sajakah persyaratan yang harus dipenuhi :
    1. Sebelum melakukan ekspor barang
    2. Sebelum melakukan impor kembali (re-impor) barang
    3. Selain SK Bea Cukai dan Surat Izin dari Perdagangan apakah ada dokumen lainnya seperti Certificate Of Inspection (COI) dari Luar Negeri. (Informasi dari DHL)
    4. Dasar hukum atau Peraturan yang mengatur re-impor tersebut.

    Salam hormat,
    Rian

  44. 44 Nita Oktober 2, 2013 pukul 1:55 pm

    Pak, saya mau nanya, perusahaan kamu manufakture sparepart mobil yang bergerak di bidang ekspor dan impor.
    Pak saya mau tanya apa ada ketentuan/peraturan yang mendasari proses pemasukan barang claim yang hanya beberapa pcs saja (ex. 4 pcs). harus meminta izin import terlebih dahulu ke kementrian perdagangan, padahal kami eksport menggunakan container, ternyata dalam 1 container ada produk yang gagal pakai oleh customer dan di kirim kembali ke kami untuk kami analisa.
    Karena Di Soekarno Hatta Cengkareng barang kami tersebut di segel dan dimintakan surat izin import tersebut
    Terima kasih atas perhatiannya

  45. 45 Meilani Xu Oktober 24, 2013 pukul 1:44 pm

    Pak, bisa minta tolong kirim contoh form reimport ya? makasih.

  46. 46 agah November 26, 2013 pukul 10:10 am

    Selamat pagi,

    Saya hendak melakukan repair atau mengekspor barang untuk diperbaiki di vendor brg tsb. kemudian di impor kembali setelah selesai diperbaiki.

    Apa sajakah persyaratan yang harus dipenuhi :
    1. Sebelum melakukan ekspor barang
    2. Sebelum melakukan impor kembali (re-impor) barang
    3. Dasar hukum atau Peraturan yang mengatur re-impor tersebut.

    Salam hormat,
    Agah

  47. 47 sari November 29, 2013 pukul 9:33 am

    pak mau nanya nih..
    perush saya mau re ekspor barang (mould) karena barang reject(rusak)..
    apakah saya juga harus bikin invoice? atau menggunakan invoice dari pembuat mould tersebut saja?
    terimakaish infonya

  48. 48 agung indrawan Januari 29, 2014 pukul 4:00 pm

    saya mau tanya ,..
    ada importir scrap yang dokumen atau izinnya bermasalah sehingga barang tersebut tidak bisa keluar, ini sudah berjalan sejak lama dan imporir tidak mengurusnya lagi, saya di pihak pelayaran ingin mengeluarkan countainernya, saja.,
    ada cara solusinya ga bos biar countainer saya bisa keluar,,
    terima kasih.

  49. 49 Mazuka Februari 3, 2014 pukul 12:29 pm

    Salam kenal,

    Mohon bantuannya.
    Saya ada kiriman barang bekasi dari negara lain. Pas mau di return, ternyata kirimannya udah masuk ke gudang bea cukai. Saya minta tolong ke forwarder yang mengurusi kiriman itu, sudah tidak mau. Dan katanya jalan satu-satunya adalah menunggu kiriman itu dilelang.
    Saya minta bantu untuk dimonitor kiriman itu oleh forwarder, tapi mereka sudah lepas tangan. Maksud saya agar tidak terlewat waktu pelelangan diadakan.
    Mohon advisenya untuk masalah saya ini.
    Ditunggu balasannya. Terima kasih.

  50. 50 ruth Februari 21, 2014 pukul 3:44 pm

    Salam Kenal,
    Ada hal yang mau saya tanyakan mengenai re-expor..
    Tahun 2011, saya impor alat berat dari Korea. Namun karena hingga saat ini tidak laku-laku, saya mencoba jual (re-ekspor) ke saudi arabia..

    Buyer saya di Saudi Arabia minta Certificate of Origin (COO) yang di issue di Indonesia tapi harus tercantum Origin from Korea..

    Pertanyaan saya, apakah bisa COO indonesia tapi yang tercantum itu Origin dari Korea.

    Terimakasih.

  51. 51 Dedi Maret 11, 2014 pukul 4:04 pm

    nice blog,
    Salam Kenal.
    Numpang tanya nih, ( mohon info apa masih bisa nanya )..
    Karena pertanyaan terakhir di jawab Januari 6, 2013 pukul 9:52 am..

    Mohon commentnya kalu masih bisa nanya..

    Thanks
    Danan


  1. 1 Impor Sementara « Bokutachi no Chikyuu Lacak balik pada November 11, 2010 pukul 11:47 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




About me

me

I am currently 22 years old. Fond of digital imaging, Japanese musics and stuffs such as manga, anime, and movies. Proud of his afro hair, 'hige', and accident tattoo.

Tulisan Teratas

timeline

Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Kategori

GALLERY

Lacus Clyne Eid Mubarak

full size

Chisaki Hiradaira
Chisaki Valentine
full size

Contact

aacom_jaksen@yahoo.com

bumikitta.wordpress.com

Arsip


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: