Sedikit Catatan Tentang Kepabeanan(book two)

Pemeriksaan fisik barang

  • dilakukan terhadap BC 2.3 yang mendapat respon SPPB-TPB Merah
  • hasil pemeriksaan fisik diterbitkan surat persetujuan
  • penyelesaian dokumen
  • dalam hal pemeriksaan fisik ditemukan perbedaan jumlah dan/atau jenis barang, pejabat Bea dan Cukai menerbitkan Nota Pembetulan
  • Barang yang dimasukan ke TPB

  • pengeluaran barang impor dari KP ke TPB menggunakan SPPB-TPB atau jika SPPB-TPB Merah dilakukan penyegelan
  • pengeluaran barang impor dari KP dilakukan setelah POS BC 1.1 ditutup dengan BC 2.3; SPPB-TPB dan/atau daftar rekapitulasi BC 2.3
  • pemasukan barng impor ke TPB dengan menggunakan SPPB-TPB atau SPPB-TPB Merah
  • Barang yang dikecualikan dari keharusan menyerahkan PEB

  • barang penumpang dan barang awak sarana pengangkut dengan Customs Decleration(CD)
  • barang pelintas batas dengan pemberitahuan pabean sesuai ketentuan perjanjian perdagangan lintas batas
  • barang dan/atau kendaraan bermotor yang di ekspor kembali dengan ATA CARNET, CPD CARNET, TRIPTEK
  • barang kiriman PT Pos Indonesia dengan dokumen Decleraion En Doane(CN 23)
  • Tempat Penimbunan Pabean(TPB)
    Def: Bangunan, tempat, kawasan yang memenuhi persyaratan tertentu yang digunakan untuk menimbun barang dengan tujuan tertentu dengan mendapatkan penangguhan Bea Masuk.
    TPB : Kawasan Berikat(KB), Gudang Berikat(GB), Enterport Tujuan Ekspor(ETP), Toko Bebas Bea(TBB).

    Penyelenggara TPB dapat juga bertindak sebagai pengusaha TPB

    Tujuan tata niaga ekspor barang D3

    1. Barang yang diatur
      • agar hanya pengusaha yang betul berpengalaman dan bonafit yang terlibat dalam pelaksanaan ekspor
      • agar diperoleh suatu iklim usaha yang memberikan kepastian usaha bai pengusaha yang terlibat dalam perdagangan ekspor
      • meningkatkan posisi berunding eksportir Indonesia dalam menghadapi pembeli dari luar negeri
      • menjaga ketertiban dan memudahkan monitoring pelaksanan ekspor bagi mata dagangan yang terkena quota
    2. barang yang diawasi : tujuaan agar persediaan nasional tidak terancam
    3. barang yang dilarang
      • untuk perlindungan terhadap flora dan fauna
      • untuk perlindungan cagar budaya
      • menjaga mutu komoditi ekspor Indonesia

    Pembebasan bea masuk atau keringan bea masuk
    Keringanan atau pembebasan BM dapat diberikan terhadap:

  • barang dan bahan untuk pembangunan dan pengembangan industri dalam rangka penanaman modal
  • mesin
  • barang dan bahan untuk industri dalam jangka waktu tertentu
  • peralatan danbahan yang digunakan untuk mencegah pencemaran lingkungan
  • bibit dan benih untuk peternakan, pertanian, atau perikanan
  • hasil laut yang ditangkap dengan sarana penangkap yang telah mendapatkan izin
  • barang yang mengalami kerusakan mutu, kemusnahan penyusutan volume dan berat karena alamiah
  • barang oleh pemerintah pusat atau pemerintah daerah yang ditunjukan utnuk kepentingan umum
  • barang keperluan olah raga oleh organisasi olahraga nasional
  • Proyek pemerintah yang dibiayai dan/atau hibah dari luar negeri.

  • barang dan bahan untuk diolah, dirakit atau dipasang pada barang lain denga tujuan ekspor
  • Diangkut lanjut dan Diangkut terus

      Diangkut lanjut adalah kegiatan dimana pada saat SP singgah disuatu pelabuhan dilakukan pembongkaran pada barang tersebut.
      Cth. Suatu kapal berangkat dari Singapura ke Belawan, tetapi kapal tersebut singgah dulu di Tanjung Periok untuk menurunkan sebagian muatan dan melakukan pembongkaran terlebih dahulu, setelah itu kapal tersebut melanjutka perjalanan ke Belawan.
      Diangkut terus adalah kegiatan dimana pada saat SP singgah di suatu pelabuhan tidak dilakukan pembongkaran.
      Cth. Suatu kapal berangkat dari Singapura ke Belawan, tetapi kapal tersebut singgah dulu di Tanjung Periok dan tidak melakukan pembongkaran terlebih dahulu, setelah itu kapal tersebut melanjutkan perjalanan ke Belawan.

    Keberatan di bidang kepabeanan
    Orang yang berkeberatan terhadap penetapan pejabat BC mengenai tariff dan/atau nilai pabean untuk perhitungan BM dapat mengajukan keberatan secara tertulis hanya kepada Direktur Jendral dalam waktu 60 hari sejak penetapan dengan menyerahkan jaminan sebesar yang harus dibayar. Jaminan tidak diwajibkan jika barang belum keluar dari KP. Jika dalam jangka waktu 60 hari Direktur Jendral tidak memberikan respon maka keberatan dianggap telah dikabulkan dan jaminan dikembalikan(sama juga jika keberatan bukan tariff, keberatan denda sanksi administrasi).
    Orang yang berkeberatan terhadap penetapan Direktur Jendral atas tariff dan nilai pabean, dan keputusan Direktur Jendral pada keberatan tadi, dapat mengajukan permohonanbanding kepada Pengadilan Pajak dalam jangka waktu 60 hari sejak tanggal penetapan atau tanggal keputusan, setelah pungutan yang terutang dilunasi.

    1 Response to “Sedikit Catatan Tentang Kepabeanan(book two)”


    1. 1 bumikitta Maret 13, 2009 pukul 12:28 am

      masih dalam proses jadi akan di-edit lagi.


    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s




    About me

    me

    I am currently 25 years old. Some old post maybe not relevant to current situation, and will not be updated. you may look for comment section or ask me anything.

    timeline

    Maret 2009
    S S R K J S M
    « Feb   Apr »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  

    Kategori

    GALLERY

    Eid Mubarak Illya
    Eid Mubarak Illya
    full size

    Happy Birthday Miku

    full size

    Contact

    aacom_jaksen@yahoo.com

    bumikitta.wordpress.com

    Arsip


    %d blogger menyukai ini: