Sedikit Catatan Tentang Cukai

Pembekuan dan Pencabutan NPPBKC
Pembekuan NPPBKC(Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai) dapat dilakukan dalam hal:

  • adanya bukti permulaan yang cukup bahwa pemegang izin tersebut telah melakukan pelanggaran pidana dibidang cukai
  • adanya bukti yang cukup bahwa persyaratan perizinantidak lagi dipenuhi, atau
  • pemegang izin berada dalampengawasan curator sehubungan dengan utangnya
  • Pencabutan NPPBKC dapat dilakukan dalam hal:

  • atas permohonan pemegang izin yang bersangkutan
  • tidak dilakukan kegiatan selama satu tahun
  • persyaratan perizinan tidak lagi dipenuhi
  • pemegang izin tidak lagi secara sah mewakili badan hokum atu orang pribadi yang berkedudukan di luar Indonesia
  • pemegang izin dinyatakan pailit
  • pemegang izin orang pribadi meninggal dunia dan NPPBKCnya tidak diperbaharui lebih dari 12 bulan
  • melanggar undang-undang cukai berdasarkan keputusan hakim yang mempunyai kekuatan hukum tetap
  • melanggar ketentuan tentang larangan, yaitu
    • dilarang menghasilkan BKC seain yang ditetapkan dalam surat izin yang bersangkutan
    • larangan tersebut tidak berlaku terhadap:
      • pabrik etil alcohol yang secara terpadu memproduksi barang lain yang bukan BKC dengan menggunakan Etil Alkohol sebagai bahan pembantu atau bahan penolong
      • Pabrik BKC lain selain etil alcohol yang menghasilkan barang bukan BKC, sepanjang dilakukan pemisahan fisik antara yang BKC dan bukan BKC, maupun tempat penimbunannya
  • izin NPPBKC tersebut dipindah tangankan, dikuasakan, dikerjasamakan tanpa persetujuan menteri
  • Sanksi pidana dan Administrasi
    Sanksi Administrasi: Dikenakan hanya bagi pihak yang tidak menyangkut, mengakibatkan kerugian Negara, hanya pada tertib administrasi.

    Sanksi Pidana: Jika telah menyebabkan kerugian Negara.

    Saat pelunasan BKC
    Saat pelunasan cukai:

  • Barang local: dilunasi saat barng tersebut dikeluarkan dari pabrik atau tempat penyimpanan
  • barang impor: dilunasi saat diimpor untuk dipakai
  • Cukai tidak dipungut dan dibebaskan
    Cukai tidak dipungut dan dibebaskan adalah fasilitas yang diberikan pada barang dengan kondisi tertentu.
    cukai.jpg
    Tidak dipungut berarti pada BKC tersebut cukai memang tidak dupungut oleh karena:

    1. tembakau iris buatan Indonesia, yang tidak dikemas untuk penjualan eceran, atau dikemas untuk penjualan eceran dengan kemasan tradisional dan tidak dibubuhi merek dagang, dan tidak dicampur dengan tembakau iris lain yang berasal dari luar negeri.
    2. Minuman yang mengandung Etil Alchohol(MMEA) hasil peragian atau penyulingan yang dibuat oleh rakyat Indonesia secara sederhana dan tidak dikemas untuk penjualan eceran.
    3. diangkut lanjut atau diangkut terus dengan tujuan luar daerah pabean
    4. diekspor
    5. dimasukkan ke pabrik atau tempat penyimpanan.

    6. merupakan barang sebagai bahan baku dan bahan penolong yang hasil akhirnya merupakan BKC
    7. telah musnah dan rusak sebelum keluar dari pabrik, tempat penyimapanan, atau sebelum diberikan izin diimpor untuk dipakai

    Pembebasan:

    1. merupakan barang sebagai bahan baku dan bahan penolong yang hasil akhirnya merupakan bukan BCK.
    2. untuk keperluan pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian
    3. barang wakil Negara asing yang bertugas di Indonesia berdasarkan asas timbal-balik
    4. untuk keperluan tenaga ahli yang bertugas pada organisasi Internasional di Indonesia
    5. yang dibawa penumpang, awak sarana pengangkut, pelintas batas, kiriman luar negeri dalam jumlah yang telah ditentukan
    6. yang digunakan utnuk tujuan sosial
    7. dimasukan kedalam TPB
    8. etil alcohol yang dirusak sehingga tidak baik untuk diminum
    9. MMEA dan hasil tembakau yang dikonsumsi penupang dan awak sarana pengangkut yang berangkat langsung ke luar daerah pabean(kejadian TBB)

    Alasan perubahan UU.11 tentang Cukai tahun 1999 ke UU no. 2007
    Untuk lebih memberikan kepastian hukum dan keadilan, serta menggali penerimaan cukai

    Perlakuan barang yang NPPBKC pengusahanya dicabut
    Barang yang telah selesai dibuat maka barang tersebut harus dikeluarkan dari pabrik atau tempat penyimpanan dan dilunasi cukainya 30 hari sejak pencabutan. Jika tidak dipenuhi maka untuk BKC dengan kriteria :

  • konsumsinya perlu dikendalikan
  • peredarannya perlu diawasi
  • pemakaianya dapat menimbulkan dampak negative bagi masyarakat dan lingkungan.

    akan dimusnahkan.

    Kecuali terhadap BKC dengan kriteria pembebanan cukai untuk keseimbangan dan keadilan diatur lebih lanjut dengan peraturan Menteri Keuangan.

    BKC boleh dijual eceran
    BKC boeh dijual eceran setelah kewajiban cukainya diselesaikan.
    Pelunasan cukai dapat dilakukan dengan:

  • pembayaran
  • pelekatan pita cukai
  • pembubuhan tanda pelunasan cukai lainya
  • Terjadi tindak pidana, pemilik BKC tidak diketahui
    Barang tersebut dinyatakan tidak kuasai.

    0 Responses to “Sedikit Catatan Tentang Cukai”



    1. Tinggalkan sebuah Komentar

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s




    About me

    me

    I am currently 25 years old. Some old post maybe not relevant to current situation, and will not be updated. you may look for comment section or ask me anything.

    timeline

    Maret 2009
    S S R K J S M
    « Feb   Apr »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  

    Kategori

    GALLERY

    Eid Mubarak Illya
    Eid Mubarak Illya
    full size

    Happy Birthday Miku

    full size

    Contact

    aacom_jaksen@yahoo.com

    bumikitta.wordpress.com

    Arsip


    %d blogger menyukai ini: