Pengharapan selesai ujian

Hari ini hari pertama liburan setelah selama satu minggu ujian. Yang seharusnya bisa dua minggu tapi katanya biar cepat selesai, kami jadi dipaksa untuk ujian satu minggu. Mungkin gara-gara ada anak DTSD II Pajak kami jadi ‘dianak-tirikan’, kasih sayang BDK pada kami pun berkurang. Hasilnya terpaksa satu mata kuliah harus ditumbalkan.

Saya sekarang cuma bisa berharap lulus dengan nilai berapa aja, hidup tenang, mati dengan damai.

Selesai ujian bukan lega yang datang malah rasa was-was:

lulus ga ya?

Mata kuliah yang jadi pikiran saya mata kuliah yang ‘ditumbalkan’ tadi seperti kemasan dan label barang, larangan dan batasan. Bukan karena tidak tahu tapi ceroboh, tidak teliti, dan tidak taat aturan. Walaupun akuntansi dan teknis pabean pastinya ada diurutan teratas mata kuliah paling ku takuti. Sebagai manusia saya dalam hati menyalahkan pihak BDK yang seenaknya menyunat waktu ujian.

Hal yang saya pikirkan setelah itu adalah "bagaimana jika saya tidak lulus?", "mau kemana habis ini?", "alternatifnya apa ya?". Beberapa alternatif sudah terpikirkan saat itu:

  1. ikut SNMPTN

    walau ini adalah kesempatan terakhir untuk ikut SNMPTN saya nasih cukup yakin kalau saya masih qualified untuk masuk PTN ternama.
  2. ikut USMnya lagi
    siapa tahu
    saya bisa dapat karir yang lebih baik nantinya dengan jurusan yang berbeda.
  3. bunuh diri
    sebenarnya bukan saya yang akan merasa terpukul karena ketidak lulusan saya, tapi orang tua. Yah, mungkin saja situasinya membuat saya tidak sanggup bertahan. Mudah- mudahan saja tidak. AMIN!.
  4. berladang di kampung
    saya tidak ingin melakukannya, tapi di jaman gejolak ekonomi ini mama loreng pernah berkata:

    hai anak muda yang ada di kota besar, jualah hartamu dan kembalilah ke desamu selagi sempat, karena kayu dan tanah akan membawa kehidupan bagimu.(sumber: tv)

    mungkin-mungkin aja benar.

Selebihnya tidak penting hanya pikiran gila orang yang sedang stress.

Karena itu saya dengan hati yang tulus meminta pada segenap warga Indonesia untuk mendoakan dan mengusahakan agar saya bisa lulus untuk semester satu ini.
Onegaishimasu…Onegaishimasu…Onegaishimasu…Onegaishimasu…Onegaishimasu…Onegaishimasu…Onegaishimasu…Onegaishimasu…Onegaishimasu…Onegaishimasu…Onegaishimasu…Onegaishimasu…Onegaishimasu…Onegaishimasu…Onegaishimasu…

Tatakai, omae no shinjiru Kami no tameni (Setsuna F. Seiei)

kok ga nyambung? maksud saya saya bertarung untuk Tuhan yang saya percaya, jadi ‘Kami-sama’ luluskan aku.

0 Responses to “Pengharapan selesai ujian”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




About me

me

I am currently 25 years old. Some old post maybe not relevant to current situation, and will not be updated. you may look for comment section or ask me anything.

timeline

Maret 2009
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Kategori

GALLERY

Eid Mubarak Illya
Eid Mubarak Illya
full size

Happy Birthday Miku

full size

Contact

aacom_jaksen@yahoo.com

bumikitta.wordpress.com

Arsip


%d blogger menyukai ini: