Where is the emancipation go

Saya sebenarnya baru tau kalau hari ini adalah hari Kartini. Kartini merupakan tokoh emansipasi wanita Indonesia dengan bukunya "habis gelap terbitlah terang". Beliau meperjuangkan hak-hak perempuan untuk mendapatkan pendidikan sebagaimana laki-laki.

Where is the emancipation go?

Sebuah topik midnight talk acara radio tiga tahun lalu. Saya bukan menyalahkan emansipasi saat ini tapi bagaimana kualitas dari emansipasi tersebut. Menurut saya emansipasi tersebut mengartikan bahwa pria dan wanita adalah sama(kecuali bentuk fisik yang memang berbeda). Sama berarti perlakuan untuk keduanya tidaklah boleh dibedakan, tidak ada peng-istimewa-an.

Tapi kenapa sekarang masih ada istilah "ladies first!" dan lain sejenisya? Kenapa masih ada pembedaan "itukan kerjaannya cowok". Ini adalah hasil dari pola pikir tradisional nenek moyang kita yang diwariskan turun temurun pada keturunannya. Yang wasiatnya kira-kira begini:

    Wanita memasak didapur
    Pria berburu diluar
    (dalam artian luas)

Dan karena adanya kontaminasi emansipasi "women right", neraca wasiat tersebut menjadi berat sebelah. Di dalam masyarakat warisan tersebut masih dipakai, dan dicampur dengan emansipasi tersebut. Padahal poin dari warisan tersebut sudah bertolak belakang, dan sepertinya hak dan kewajiban para pria telah dirampas.

Sudut wanita(pandangan saya:hasil diskusi dengan teman(wanita))
Wanita adalah makhluk yang diuntungkan dari emansipasi ini. Dalam hak yang diperjuangkan oleh Kartini adalah wanita mendapatkan pendidikan, dan mendapatkan penghormatan dalam skillnya(pekerjaan). Kalau dulunya wanita hanya memasak(makanan rumah), ngurus anak, dan pekerjaan rumah lainnya; sekarang anda sudah menjumpai wanita sebagai president. Tapi makhluk yang disebut wanita ini juga tidak ingin feminismenya diganggu. Mereka masih ingin diangap spesial sebagai makhuk yang lemah dan harus dilindungi. Makhluk yang tidak bisa bekerja berat, jika anda melihat seorang bapak-bapak tua dan wanita(cenderung muda dan cantik) mengangkat karung beras seberat 50Kg mana yang akan anda tolong? Dari survei yang saya lakukan jawabannya adalah wanita, alasannya adalah wanita tidak pantas kerja begituan. Alasannya aneh.

Sudut Pria
Pria adalah pihak yang tidak diuntungkan dari pengabungan dua teori tersebut. Disatu pihak hak dan kewajibannya mulai dijajah oleh wanita, tapi para pria tidak bisa, tidak diizinkan, diangap tidak lazim untuk masuk ke bagian wanita. Saya sendiri pernah mengalaminya sewaktu berkunjung ke Gramedia(baca komik dan buku gratisan). Saat saya membaca Nakayoshi(majalah komik), salah seorang teman saya berkata :"itukan nakayoshi, itu mah bacaan cewek!". Atau jika ada seorang bapak yang dirumah memasak, mencuci, dan lain sebagainya. Pasti ada tanggapan aneh untuk itu.

Saya tidak memandang emansipasi itu buruk, tapi setidaknya ada penyeimbang antara pria dan wanita. Kalau wanita mau dianggap sama dengan pria, sudah seyogya-nya mereka tidak membedakan dirinya sendiri dengan feminisme dan ‘you must be gentle’ attack. Saya sendiri tidak pernah pernah membedakan pria dan wanita, tidak ada perlakuan khusus terutama untuk kemampuan fisik. Karena saya yakin otot pria dan wanita tidaklah berbeda. Anda tentunya tidak ingin suatu saat ada tokoh emansipasi pria, karena penjajahanyang dilakukan oleh wanita?

[1] Nakayoshi merupakan majalah komik yang isinya memang sedikit feminim dan penggemarnya kebanyakan wanita. Jangan salah sangka dulu di Nakayoshi juga ada cerita menarik, walaupun kebanyakan tidak menarik untuk diikuti bagi saya.
[2]

‘you must be gentle’ attack istilah saya untuk mengharuskan para pria untuk bersikap (menurut mereka) gentle. Seperti jangan kasar pada wanita(saja) dan lain sejenisnya.

0 Responses to “Where is the emancipation go”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




About me

me

I am currently 25 years old. Some old post maybe not relevant to current situation, and will not be updated. you may look for comment section or ask me anything.

timeline

April 2009
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Kategori

GALLERY

Eid Mubarak Illya
Eid Mubarak Illya
full size

Happy Birthday Miku

full size

Contact

aacom_jaksen@yahoo.com

bumikitta.wordpress.com

Arsip


%d blogger menyukai ini: