ToraDora

Beberapa hari lalu (17 Februari 2010)  saya berjumpa kembali dengan seorang rekan bertubuh kecil nan imut sewaktu pertemuan club tempat dia bernaung. Rekan tersebut kenalan dari masa SMA dulu. Dari kelas X sudah sudah menarik perhatian sih, badannya bisa dibilang tiny untuk seumuran dia.

Pertemuan kali itu membicarakan soal event cosplay yang mereka rencanakan. Entah kenapa saya jadi berpikir kostum apa yang cocok untuk dia. Dan bayangan yang muncul saat itu adalah Aisaka Taiga! Bukan dari sifat atau gayanya, tapi ukurannya. Aisaka Taiga adalah chara heroin dalam serial anime ToraDora Sialnya kenapa ketemunya hari minggu. kenapa tidak sebelum kartu imleknya jadi. sebagai catatan, saya sebelumnya tidak terpikir untuk menggunakan Aisaka ‘TIGER’ untuk kartu imlek.

Karena tidak dijadikan sebagai model kartu, setidaknya saya ingin memberikan sedikit review tentang anime ini. Anime ini sudah selesai airing dari Oktober 2008 – Maret 2009 dengan 25 Episode, dan diprodukisi oleh J.C Staff. Judul ToraDora diambil dari Tora: Taiger dan Dora: Dragon(Doragon), atau Taiga to Ryuu, nama kedua main chara anime ini. Menurut Wikipedia sih anime ini dikategorikan sebagai genre drama, dan romantic comedy. Tapi menurut saya secara pribadi comedy dalam anime ini hanya sekedar saja, bukan genrenya. Anime ini lebih dititik-beratkan pada dramanya.

Ceritanya mengisahkan kehidupan Ryuuji Takasu dengan Aisaka Taiga yang kebetulan bersebelahan. Sewaktu melihat episode pertama saya agak merasa ada kemiripan dengan School Rumble. tidak sampai meniru sih, cuma memang plotnya cukup memorable. Di episode pertama inilah pertemuan pertama antara Ryuuji dengan Taiga. Mulai dari saat itu, sampai salah alamat rabu-rabu letter, juga saat makan bersama, saat perikatan ‘kontrak’ sebenarnya endingnya sudah tertebak. bahwa Ryuuji akan berahir dengan Taiga.

Ceritanya pun mulai berputar sekitar kontrak Taiga dengan Ryuuji untuk membantu Taiga untuk mendapatkan Yuusaku Kitamura. Sebagai ancaman Taiga sepertinya menunjukan bahwa ia tak mungkin mendapatkan Minori Kushieda tanpa membantu Taiga. Namun semua stategi yang dijalankan tidak berjalan dengan baik, malah menimbulakan kesalah-pahaman diantara mereka. Teman-teman mereka, bahkan lebih buruk lagi kedua orang yang mereka sukai mengira mereka adalah lover. Karena itu setelah kejadian itu mereka menjadi pahan kesamaan mereka dimana mereka selalu dipandang berbeda dengan yang seharusnya.

Sadar karena kedekatan mereka orang lain jadi salah pahan, Taiga menjelaskannya pada rekan sekelasnya. Dan untuk Kitamura, Aisaka memutuskan untuk me-‘nembak’-nya. Sialnya dia ditolak dengan kata “tomodachi”. Ketika akhirnya Kitamura pergi meninggalkan Taiga (Taiga is about crying!), Ryuuji muncul. Ryuuji mendeklarasikan dirinya sebagai Doragon, makhluk yang dapat disejajarkan dengan TIGER. Kehidupan mereka berdua pun dimulai kembali. Dari sini pun kelihatan kalau sebenarnya Taiga menyimpan rasa pada Ryuuji.

Di Episode 5 muncul chara baru, Kawashima Ami. Seorang 2 faced personality dan sepertinya tidak begitu cocok dengan Taiga dan Minori. Keberadaanya sendiri sebenarnya cukup membantu jalan cerita agar tidak terfokus pada Taiga-Kitamura atau Ryuuji-Minori, mengingat Ami cukup dewasa dan mengerti situasi antara Taiga-Ryuuji dan antara dirinya dengan Ryuuji. Misalnya saat Pool Arc, Taiga malas ke kolam renang karena dia seorang flat-chested (what’s wrong in the world with flat-chested, it makes you even cuter!), dan saat Taiga menolong Ryuuji saat hampir tenggelam, karena keseksian Ami, villa Ami, pokoknya kontribusi Ami cukup banyaklah.

event yang menarik lagi, yang mungkin merupakan titik balik dari puncak Taiga-Ryuuji adalah Christmas Party. Hal yang menyatakan pernyataan “I hate you because you won’t leave me alone” adalah saat Ryuuji datang sebagai Santaclaus ke rumah Taiga. Sebagai catatan punya kenangan masa lalu tentang SantaClaus “If you be a good child, I definitely come again”, itulah mengapa Taiga memcoba menjadi baik selama Natal. Setidaknya Taiga sadar bahwa ia membutuhkan Ryuuji, dan sebenarnya ia tidak rela meninggalkan Ryuuji dengan Minori. Minori yang tahu tentang hal itu pun mendepak Ryuuji sebelum Ryuuji menyatakan perasaannya pada malam yang sama. Setelah hari itu Ryuuji jatuh sakit.

event penutupan bagi Taiga adalah pada tahun baru. Taiga bertemu dengan Yuusaku, dengan jabatan sebagai ‘dewa patah hati’, kelihatannya untuk konsultasi. Setelah itu adalah babak baru bagi Ryuuji dan Taiga. Mulai dari class trip ke pegunungan bersalju, dimana terjadi ketegangan antara Ami dan Minori mengenai masalah Ryuuji. Sialnya hal tersebut diketahui oleh Ryuuji dan Taiga, juga Yuusaku Kitamura. Puncaknya adalah saat Taiga jatuh ke jurang. Tidak ada yang mengetahui hal tersebut, sampai pada malam hari Minori, Kitamura, Ami, dan Taiga pergi mencari Taiga. Ryuuji melihat tanda-tanda bahwa Taiga jatuh ke jurang pergi ke bawah. Hal yang menarik terjadi saat Taiga yang mengira yang menggendong nya adalah Kitamura mengatakan “I can’t stop loving Ryuuji”.

Setelah school trip, kehidupan Ryuuji pun agak sedikit berubah. Sampai berakhir pada Valentine Day, saat Taiga berterima kasih pada Kitamura. Minorin mendeteksi kebohongan Ryuuji, dan terjadilah event buka-buka-an. Sampai akhirnya akhirnya mereka sampai ketujuan akhir, dan orangtua-orangtua mereka datang. Confession, akhirnya hampir terucap setelah lari dari orang tua mereka. Entah kenapa pula mereka memutuskan untuk jadi runaway bride, walaupun akhirnya mereka ke rumah neneknya Ryuuji.

Ending yang cukup mengesankan untuk ToraDora. Setelah masalah internal keluarga Ryuuji selesai, Taiga memutuskan untuk tidak lari juga dari masalahnya sendiri, meniggalkan Ryuuji. dan muncul kembali saat upacara perpisahan. Endingnya sebenar tidak begitu jelas apa yang mereka lakukan selama satu itu, seperti meminta interpretasi dari penonton sendiri. Sebenarnya saya ingin melihat lanjutan kehidupan TIGER-DRAGON ini, tapi di novelnya memang sudah habis.

Walaupun ending sudah tertebak dari awal, saya kira kisah ini merupakan salah satu kisah yang menarik, manis, menyenagkan untuk diikuti. Menariknya mungkin bagaimana ceritanya diputar, plot yang dibawa oleh tiap karakter yang ada. Siapa sangka Ryuuji bakal gak jadi lari dan malah kembali ke rumah neneknya. (saya kira kisahnya bakal seperti Clannad After Story, mereka menikah muda, dan kembali setelah punya anak, terus Taiga…). Istilahnya rutenya berbeda.

Yang membuat ToraDora juga spesial adalah involving tiap chara, baik itu main chara atau sekedar supporting. Misalnya saja Taiga yang pada awal-awal episode masih terlihat sebagai sosok yang berbahaya, anti-sosial, memusuhi sekitarnya namun dalam perkembangannya ia mulai terbuka pada sekitarnya dan lebih lagi ia sadar bahwa ia menyukai Ryuuji. Begitu juga Minorin yang pada awal episode terlihat begitu cheerful, agak hyper malah namun sosoknya sebenernya mulai terlihat ketika ia mulai merasa takut, marah. Begitu juga Ami, Kitamura, dan Ryuuji.

Penyelesaian dalam anime ini juga manis, tidak hanya berfokus pada Taiga-Ryuuji. Semua chara mendapatkan ending yang dapat diterima. Taiga sepertinya telah bisa menerima keadaan keluarganya, hubungannya dengan Ryuuji juga berakhir manis. Ryuuji berhasil memperbaiki hubungannya dengan Yasuko, hubungannya dengan Minori juga berakhir. Paling tidak kita dapat mengetahui apa yang dirasakan dan bagaimana perasaannya pada chara yang satu dengan yang lain. Sebenarnya saya sedikit binggung dengan keputusan Taiga pada episode terakhir, dia memilih pergi dan meninggalkan kehidupan yang sebenarnya sudah jauh membaik. Ini seperti memilih jalan yang berkerikil ketimbang jalan dengan aspal mulus. Apapun alasannya sepertinya surat itu sudah cukup menjelaskan alasanya. Dan setelah beberapa saat setelah itu saya pun akhirnya menerima hasilnya, toh akhirnya dia balik dengan Ryuuji. Dan menurutku itu adalah cara bagaimana cara membuat semua orang senang (setidaknya banyak).

Seperti yang sudah disampaikan diatas, chara-chara dalam anime merupakan hal yang paling menarik. Mulai dari Aisaka Taiga, cewek tiny, kuat, ganas, clumsy ada unsur devious kata beberapa orang. Sifat dasarnya memang galak bagai Harimau, namun manja seperti Kucing di dekat Minorin. Walaupun dideskripsikan seperti itu Taiga dalam percakapan sehari-hari ia menggunakan bahasa yang sopan, tidak seperti brandalan biasa. Beberapa orang juga mengkategorikannya sebagai Tsundere, namun kalau menurutku Taiga cukup jujur pada perasaannya, walau seiring waktu berjalan ia baru tersadar ia menyukai Ryuuji. Jadi sebenarnya Taiga sendiri tidak tau bahwa ia menyukai Ryuuji. Nah sebagai tokoh protagonis ada Takasu Ryuuji. Seorang yang memiliki yakuza-face, house-wife-oriented, easy-going-person, namun sekitarnya terlanjur menganggap dia sebagai bad-boy ala Harima Kenji dan Sawamura Seiji. Seperti halnya Taiga, Ryuuji mengalami perkembangan personality seiring berjalannya waktu. Hal menarik untuk saya sendiri adalah bagaimana ia menunjukkan Yakuza-face-nya saat sedang bersih-bersih. Agak mirip dengan saya, menunjukkan nafsu membunuh untuk menghabisi kotoran yang ada:mrgreen:

Sebagai supporting chara ada Kushieda Minori, yang dahulunya satu-satunya teman Taiga sebelum akhirnya ada Ryuuji, menyusul Kitamura dan Ami. Minorin sendiri digambarkan sebagai cewek yang super, hyper, cheerful, agak sedikit aneh. Namun belakangan dia mulai menunjukkan sifat yang agak emosian, agak tertekan dan berusaha menjauh dari masalahnya. Ada Yuusaku Kitamura, sosok yang membinggungkan menurutku. Di satu sisi dia adalah sosok yang dependable sisi lain rada aneh. Mungkin untuk menyembunyikan kelemahannya. Kawashima Ami, teman masa kecil Kitamura. Seorang 2-faced-personality, awalnya muncul sebagai sosok yang menjengkelkan. Sebenarnya Ami adalah chara yang paling tahu situasi dalam anime ini, seperti punya kemampuan membaca perasaan orang, merubah pandangan orang. Banyak lagi teman-teman sekelas mereka yang cukup mengambil peran dalam anime ini. Ada Noto Hisamitsu, Haruta Koji, Kihara Maya, Kashii Nanako, Koigakubo Yuri.

Sisi special dari chara-chara di sini adalah gaya mereka yang tidak terlalu kaku, cukup manis menurutku. Bukan dari sisi design busana mereka namun dari cara mereka mengekspresikan omongannya. Mereka menggunakan gerakan tangan, kepala, dan badan. tidak banyak anime yang bisa memaksimalkan sisi ini menurutku. Mungkin sebagai pengganti unsur moe dalam anime ini. Satu lagi adalah chara dalam anime ini adalah fast-speaker, bisa dilihat saat mereka sedang tertekan mental!

Dari visual depatement anime ini tidak begitu spesial. Warna yang dipilih sebenarnya sudah cukup kuat namun tidak begitu detail terlihat. Setelah dicek manga dan novelnya memang terlihat perbedaan yang mencolok dengan versi animenya, namun menurut saya malah versi anime-nya lebih menarik ketimbang versi manga (Taiga terlihat lebih tinggi). Pada beberapa scene, terlihat mata mereka menjadi terlalu besar, seperti saat Christmas Eve.

Dari sisi sound anime ini cukup special. background music-nya mungkin tidak banyak namun cukup memorable. Disini lah saya bisa mengatakan kalau genre anime ini bukan comedy. background music-nya lebih mendukung ke-dramanya, sedangkan untuk scene comedy tidak begitu di fokuskan. Bahkan bisa dibilang ‘mendamaikan’, membuat penontonnya bisa menerima jalan pikiran charanya. Untuk bagian OP dan ED diisi oleh seiyuu-seiyuu anime ini. ada Pre-Parade (OP1) yang dibawakan oleh Kugimiya Rie(Aisaka Taiga), Eri Kitamura(Kawashima Ami), Horie Yui(Kushieda Minori) cukup melambangkan bahwa anime ini diisi oleh fast-speaker-seiyuu, dengan tempo yang agak upbeat dan teknik blending vocal yang mendukung. OP2 ada Silky Heart yang dibawakan oleh Horie Yui, menurut yang ini agak Minorin-roles. okelah. ED1 ada Vanilla Salt yang dibawakan oleh Horie Yui, beatnya mirip dengan Silky Heart mungkin karena vocal dominannya sama. ED2 ada Orange oleh Kugimiya Rie, Eri Kitamura, Horie Yui. Lagu yang satu ini menjadi penutup anime ini, cocok sih, lagu yang paling memorable dengan pre-parade. Dari lyric-nya OP-ED-nya sangat mewakili cerita dalam anime ini, selain itu karena dibawakan oleh seiyuu-nya sendiri emosi yang terkandung jadi lebih mudah dicerna.

Enjoyable aspects, ToraDora memiliki kisah tentang bagaimana jalan pikiran anak muda dan bagaimana dia akan dewasa. Bagaimana cara melepas topeng personality, bagaimana lepas dari image yang dijatuhkan orang. Bagaimana seharusnya hubungan itu, bagaimana ia harusnya dimulai dan berjalan. Dan seperti kebanyakan anime jaman sekarang pesan go-green-life-nya tetap terasa. Anime memang sudah selesai airing dari tahun lalu namun saya secara peribadi yakin anime ini akan terus diingat sebagai salah satu anime drama yang jalan ceritanya menarik.

PS:

  1. tulisan ini terbengkalai selama 2 minggu, sehingga baru posting sekarang
  2. penulis baru memiliki semangat update blog setelah berniat bikin greeting card baru

4 Responses to “ToraDora”


  1. 1 Kani April 3, 2010 pukul 9:53 pm

    Setuju ! ^^

  2. 2 bumikitta April 4, 2010 pukul 11:43 am

    setuju.
    TORADORABLE!

  3. 3 Fajar Satria April 19, 2015 pukul 5:01 pm

    Ceritanya memang bagus, di tahun 2015 ini saya baru menontonya..
    Meski sudah 6 tahun dari tanggal tamatnya.. anime ini patut menjadi salah satu film yang akan di sampaikan pada generasi berikutnya…

  4. 4 Real Dp Oktober 29, 2016 pukul 10:51 pm

    Anime terbaik yg pernah ane tonton ini gan.. setiap karakter punya sisi lain yg tersembunyi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




About me

me

I am currently 25 years old. Some old post maybe not relevant to current situation, and will not be updated. you may look for comment section or ask me anything.

timeline

Maret 2010
S S R K J S M
« Feb   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Kategori

GALLERY

Eid Mubarak Illya
Eid Mubarak Illya
full size

Happy Birthday Miku

full size

Contact

aacom_jaksen@yahoo.com

bumikitta.wordpress.com

Arsip


%d blogger menyukai ini: