Archive for the 'music' Category

Taiyou wa yoru mo kagayaku, a song from the past

Belakangan ini, playlist komputer saya agak sering memutar koleksi lagu lama. Hal menariknya saya jadi terbawa pada masa lalu, saat-saat pertama kali mendengar lagu tersebut. Beberapa ada yang istimewa, ada yang buruk tapi tetapi tetap istimewa. Misalnya saat si Bounce-chu meninggal dengan theme song Kokoro no Wakusei ~little planet~ . Efeknya sih saya jadi merasa gak enak saat mendengarnya.

Namun bukan itu yang saya bahas sekarang, saya ingin membahas Taiyou wa Yoru mo Kagayaku by Wino, insert song Hunter X Hunter. Lagu ini pertama kali saya dengar di TV, saat pertama kali Hunter X Hunter di-run di TV Indonesia. Pertama kali mendengarnya lagu ini agak terasa mirip lagu apa? Rasa cukup spesial dengan gaya emo emotional, perpaduan tempo cepat dan lambat, ditambah suara gitar yang mempermanis aransemennya.

Dulunya saya cuku sering memainkan lagu ini, saat Hunter X Hunter masih hangat-hangatnya. Setelah dicoba lagi sekarang, sepertinya telinga saya sudah tak sekaliber dulu lagi. Tapi karena lagu ini terlalu istimewa untuk sekedar didengar saya berniat untuk mempublikasikannya. Ya setidaknyanya untuk modal saudara-saudara yang kebetulan mampir ke sini ber-karoke ria sambil bergitar ria. Ini dia lirik + chord + tranlation

Taiyou wa yoru mo kagayaku

by Wino

INTRO : C Bb F G

C—————–E
Soushite michi no ue
Am——————–D
Tada no kotoba dake ga
C—————-E7
Hitotsu tokedashite
Am—————-D
Kimi ni shimete yuku

Just like that, on the road,
that simple words
Begin to melt into one,
staining you.

C————E7————-Am–
Kono taiyou wa yoru mo kagayaite
——-D—
Michibiku
——Ab———C——-Am
Maboroshi ga odoru machi ni
—-Dm——–G——-C
Sayonara no kane ga naru

The sun is shining even at night
Leading the way
In the town where visions are dancing
The bell of farewell is ringing.

C Bb Fm Ab

C—————–E
Tori wa chi wo aruki
Am——————-D
Umi wa sora wo nagare
C——————E7
Shizun’da tamashii wo
Am————D
Soba de unazuita

Birds walk the earth
The sea flows in the sky.>
By the side of a saddened soul
I nodded in agreement.

C————E7—————Am–
Kono taiyou wa yoru mo kagayaite
———–D
Yume o miru
——-Ab——–C——-Am
Soushite isogu kimi no me ni
——Dm—G—–C–G
Yakitsuite hanarenai

This sun is shining even at night
Dreaming
And then you who was hurrying
Burned it into your eyes and it never came away.

C——-G——F—C
Owarinaku tsuzuku uta
Am—-D—–F—-G
Omoi sae koete yuku
C———G——F——C
Kimi no mae ni utsuru youni
A———-D7-F–G—-C
Mune no oku aketa mama

This song that continues without end
goes beyond even our thoughts
I’ve left open the depths of my feelings
So they can be reflected in your eyes.

C G F C Am D F G
C G F C Am D Fm
Ab Bb

Am—————-D—-F—-G—-C
Isogu wake mo naku kako wa kiesari
Am—————-D—F-G——-C–G
Dattaeru mono nara koko ni arunosa

Without any reason for hurrying the past fades away
You see, all the things worth praising are right here.

C——-G——F—C
Owarinaku tsuzuku uta
Am—-D—–F—-G
Omoi sae koete yuku
C———G——F——C
Kimi no mae ni utsuru youni
A———-D7-F–G—-C
Mune no oku aketa mama

This song that continues without end
goes beyond even our thoughts
I’ve left open the depths of my feelings
So they can be reflected in your eyes.

C——-G—F—C
Kagirinaku aoi yoru
Am———D——–F——-G
Kokoro wa mou kara no mama
C——-G——F–C
Kagirinaku hikari afure
——-Am–D—-F—–G———–C
Kokoro wa mou kara no mama nanosa

In this limitless blue night
my heart is already left empty
You see, in this limitless outpouring of light
my heart is already left empty.

C G F C Am D F G

liiriknya bisa dibilang cocok sebagai insert song pada saat berakhirnya Gen Eriodan (Chrollo Lucifer). Ada perasaan tak boleh berakhir dan harus terus berlanjut.

Iklan

BLESS – Laruku New Single

Akhirnya L’arc~en~Ciel atau panggilan enaknya Laruku mengumukan akan me-realese single terbaru mereka pada 27 Januari 2010. Setelah pernah dikabarkan akan vakum selaa dua tahun setelah NEXUS4 / SHINE saya kira tidak akan ada kabar lagi dari mereka. Itu juga saya terlambat mengetahui kabar ini.

Single BLESS ini akan menjadi theme song untuk olimpiade musim dingin yang disiarkan oleh NHK. Menurut kabar yang beredar sih alasannya karena banyaknya fans Laruku dan banyaknya orang yang menanti acara olahraga musim dingin ini memastikan besarnya antusiasme dari masyarakat untuk menyaksikan acara Sunday Sport dan Music Japan di NHK.

Yah tanpa basa-basi lagi ini dia lirik + chord (versi saya), CMIIW! Seperti biasa urutanya lyric + chord kemudian translate

BLESS

Words & Music by Hyde
Arranged by L’Arc-en-Ciel, Hajime Okano and Daisaku Kume

kimi he to yume wa ima

The dream is now to you.

A———–D———-E————–A–
tooi chiheisen he mukai yasashii ude kara
A—————–D——-
zutto kakete ki ta n da ne
–E—————–A——-
saisho wa chiisai hohaba de

ran from a gentle arms all the time toward the far-off horizon.
At first, by a small step the footprint which is long if I step one by one

-G—-F#m——-D——-
hitotsu hitotsu fu o susume
–F#m———–A——-

furimukeba nagai ashiato
G-F#m—D———
igandete mo massugu
A—————————
You have come a long way
E—————————
Everything is for today

and turn around
I am honest even if warped
You have come a long way
Everything is for today

—–A—–A#m7—-F#m————D——–A
kimi he to yume wa ima me no mae de kiramei teru
A#m7—-F#m—D————A————-E——
hanabira no mai furu you na yuki ga shukufuku shi ta

shinto haritsumeta fuukei
kodou wa kou nari o oboe
afureru omoi wa kono shunkan o mukaeru
Everything is for today

silently tense scenery
the thought the beating learns a high rumble,
and to overflow meets this moment
Everything is for today

FILL:
A A#m7 F#m D 2X

——–A—A#m7—-F#m——D–
omoi o nose kimi wa ima daichi o keru
——–A——A#m7—F#m—–D—————-A—–E-
kokoro hitotsu yorokobi mo kanashimi mo zenbu tsumekonde

you kick the earth now with your thoughts
all pack it with both the one heart joy and the sorrow

—–A—-A#m7—F#m————D——–A
kimi he to yume wa ima me no mae de kiramei teru
A#m7—-F#m—D———A————-E——
hanabira no mai furu you na yuki ga shukufuku shi ta

the dream is now to you glitters in front of eyes
the snow danced and waved of the petal blessed you

Lyiric-nya saya buat mp3 yang beredar sekarang, karena kabarnya ini masih preview mungkin kedepannya akan ada perubahan. Tapi kalau chordnya saya kira tidak akan banyak perubahan.

K-On

Serial anime K-On diangakat dari Yonkoma manga Kakifly yang mulai running dari April 2009 – Juni 2009, yang diproduksi oleh KyoAni. Sebenarnya saya sudah selesai nonton dan telah buat short review dari September kemarin,
entah mengapa jadi lupa posting. Anime ini bergenre comedy, school-life, dan ditambah sentuhan music. Berbeda dengan BECK, NANA, Detroit Metal City unsur comedy dari anime ini lebih terasa.

K-On mengisahkan kehidupan empat cewek yang tergabung dalam light mucic club (K-On). K-On sendiri awalnya sudah hampir dibubarkan. Tapi kemudian dibentuk lagi oleh Tainaka Ritsu dan Akiyama Mio. kemudian bergabunglah Kotobuki Tsumugi. Tapi K-On masih belum memiliki gitaris, dan akhirnya Hirasawa Yui yang tidak mimiliki arah kegiatan, sehigga sering melakukan hal-hal yang tidak perlu, akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan K-On sebagai visitor gitaris. Goal utama dari K-On adalah konser di Budokan.

Bergabungnya Yui belum memecahkan masalah, karena Yui sendiri belum punya kemanpuan sebagai gitaris bahkan gitar pun belum punya. walau akhirnya dia bisa membeli Gibson Les Paul standar seharga ¥50.000 (aslinya ¥250.000), berkat Tsumugi. Masalah tambah lagi karena Ritsu lupa mendaftarkan K-On sebagai club resmi, walau akhirnya Manabe Nodoka selaku anggota OSIS sekaligus teman Yui mengizinkanya. namun untuk menjadi club harus memiliki guru pembimbing, maka dipilihlah Yamanaka Sawako sebagai supervisor. kebetulan Sawako-sensei merupakan alumni SMA tersebut sekaligus ex-member dari K-On, yang dulunya membawakan musik aliran heavy metal.

Akhirnya K-On berhasil manggung untuk pertama kalinya di festival sekolah dengan Mio sebagai vokalis karena suara Yui menjadi agak husky berkat latihan keras dari Sawako-sensei. Performance kedua pada saat penyambutan siswa baru, pada saat inilah Nakano Azusa tertarik untuk bergabung dengan K-On. Performance ketiga saat festival sekolah, dan kali ini mereka tampil berlima.


karena scene inilah akhirnya dia mendapat panggilan Azu-nyan

Bedanya K-On dengan BECK maupun Detroit Metal City adalah K-On lebih menceritakan kehidupan sekolah dari anggota nya ketimbang perjalanan musik meraka. Bukan berarti unsur musiknya dikesampingkan, namun K-On tidak memberikan detail proses mereka dalam bermusik. Apalagi Yui, dari yang tadinya pengetahua musiknya F hingga menjadi B-. walaupun wajar karena sudah satu setengah tahun belajar gitar, namun ada yang bolong dari proses tersebut.

Dari pada unsur musiknya mungkin unsur moe-nya lebih terasa dalam anime ini. Mulai dari Hirasawa Yui, di-design sebagai cewek yang clumsy, mudah terbawa suasana, sulit untuk melakukan 2 hal bersamaan, hopeless big-sister, suka melakukan hal-hal yang bersifat trivia [trivia: Yui, tidak perduli makan berapa banyak berat badannya tidak akan berubah]. Tainaka Ritsu, di-design sebagai cewek yang asal-asalan, semberono, iseng (terutama pada Mio), kadang suka lupa hal yang penting, tapi bisa dikategorikan sebagai cewek yang cheerful. Akiyama Mio, sebagai cewek dengan ridiculous phobias, ditambah pemalu, kadang-kadang strict, bisa juga menjadi lembut, bisa anda hitung berapa kali Mio ketakutan dalam serial ini? Kotobuki Tsumugi, sebagai soft-spoken-girl, ojou-sama yang ingin tampil biasa, kadang-kadang suka hal-hal bersifat yuri. Nakano Azusa, bisa dikategorikan dengan tipikal Mio, agak strict namun lembek dengan cake dari Tsumugi.

Sebagai supersivor K-On Yamanaka Sawako, awalnya sebagai guru idola sekolah karena ramah dan cantik, namun sejak ketahuan bahwa ia mantan musisi heavy metal ia menjadi supervisor yang malas, tidak bertanggung jawab, dan suka iseng dengan cosplay buatannya, yang kerap kali jadi korbannya ialah Mio dan Azusa. Ada Manabe Nodoka, sebagai teman kecil Yui sekaligus anggota OSIS, Nodoka di-design sebagai cewek yang ramah, kadang-kadang jadi malaikat penolong bagi K-On. Hirasawa UI, sebagai adik dari Yui, tipe Tsukamoto Yakumo.

Memang rumus empat sekawan ini bukanlah hal yang baru dalam dunia anime. Bahkan K-On bisa dikataka mirip dengan rumus Lucky Star. Yui bisa disamakan dengan Tsukasa, Ritsu dengan Konata, Mio dengan Kagami, Tsumugi dengan Miyuki. Walaupun rumusnya biasa namun tetap saja design chara-nya menarik, apalagi dengan artwork yang cute seperti itu.

Dari sisi visual, K-On tidak begitu menonjol sampai begitu detail, namun lebih ke arah manis. Pilihan warnanya dan selaras, termasuk instrument yang digunakan. Berbeda dengan BECK yang agak kelihatan 3D, instrument dalam K-On lebih soft, selaras dengan background dan charanya. Ekspresi charanya jaga menarik sewaktu sedang jamming, tidak berlebihan dan juga tidak kaku. Pengambilan scene dan agle cameranya semakin menambah ekpresi dari chara. Selebihnya mungkin ekspresi-ekspresi mereka agak sedikit terinfluance dari kaya-karya KyoAni sebelumnya baik dari pemilihan tone dan warnanya. Intinya sih sederhana. Sebenarnya saya juga tertarik dengan costum panggung design Sawako-sensei, sisi manisnya pas untuk musik yang dibawakan mereka.

Dari sisi sound, secara K-On bergenre music sound departementnya terdengar menarik. Bukan hanya itu timming pergerakan jarinya sewaktu memaikkan instrument sangat pas, bahkan powernya juga terasa dalam memaikan tempo lambat maupun cepat. K-On juga memiliki soundtrack yang saya nilai cukup spesial, walaupun sepertinya agak ada aroma musik dari serial anime yang lama. yah, yang penting cukup pas lah untuk mewakili emosi chara dan situasinya.. OP nya diisi dengan Cagayake! Girls yang dibawakan oleh Aki Toyosaki with Yoko Hikasa, Satomi Sato and Minako Kotobuki (seiyuu dari Yui, Mio, Ritsu, Tsumugi), tampil ceria, light and fluffy. namun mungkin arasement agak terasa semakin ramai mulai dari EP.9 (apa perasaan saya saja) sejak bergabungnya Azusa. ED. diisi dengan Don’t say ‘lazy’ oleh Aki Toyosaki with Yōko Hikasa, Satomi Satō and Minako Kotobuki, sedikit beat rock, dan dewasa kali ini apalagi tampil sebagai vocalis adalah Mio. Ada juga insert song Light and Fluffy Time (Fuwa-Fuwa Time), yang tampil sebagai hit single mereka, dan My Love Is A Stapler.

Bicara soal musicnya kita juga perlu melihat insrument mereka.

  1. Yui
    guitar : Gibson Les Paul standar
    amp : Marshall
    posisi: gitarist + vocalist
  2. Mio
    bass : Fender Jazz Bass (left handed)
    amp : Fender
    posisi: Bassist + vocalist
  3. Ritsu
    drum: Yamaha Hipgig drum kit + Zildjian Cymbals
    posisi: drummer
  4. Tsumugi
    keyboard: Korg Triton Extreme
    amp : Roland KC series keyboard amp
    posisi : keyboardist
  5. Azusa
    guitar: Fender Mustang
    amp : Fender amp
    posisi : guitarist
  6. Sawako-sensei
    guitar: Gibson Flying V
    amp : belum ketahuan, tapi festival terakhir pake punya Yui
    posisi : supervisor

memang terlihat agak membuat iri dengan instrument mereka.


Gibson Flying V, milik Sawako-sensei

Sebenarnya dari semua chara di K-On saya paling tertarik dengan Mio. Selain karena stylenya dan segala unsur moe-nya, bassline yang ia buat sangat menarik untuk saya. terutama pada Fuwa-Fuwa Time dan Cagayake! Girls. terlebih lagi Mio seorang left-hand. mungkin agak setipe dengan saya, namun pengaruh Tetsu lebih besar dalam diri saya (sepertinya) .

K-On merupakan perpaduan yang apik dari comedy dan music, yang memberikan suguhan trivia tapi serius. layak untuk dikoleksi ataui sekedar ditonton

Billy Sheehan Clinic Tour 2009 in Medan

Kemarin, tepatnya 17 November 2009 merupakan hari yang membahagiakan bagi penikmat musik di kota Medan. Billy Sheehan, eks. bassist Mr. Big mengadakan clinic tour 2009 yang salah satu tempat nya berada di kota Medan, tepatnya Hotel Danau Toba.

Acara clinic tour di Medan ini merupakan rangkaian tour Billy Sheehan di kota lain di Indonesia. berikut ini jadwalnya:

SCHEDULE PERFORMANCE

Tanggal Waktu Tempat Contact
17 Nov 2009 19.00- selesai Venue – Hotel Danau toba
Medan
ERA MUSIKA (MEDAN) : 061-4536112
ISTANA SPORT (MEDAN) : 064-4510397
19 Nov 2009 19.00- selesai Venue Boshe
Jogjakarta
DIANA MUSIK (JOGJA) : 0274-584354
20 Nov 2009 19.00 – selesai PRJ Kemayoran Gedung Pusat Niaga Lt. 6
(Ruang Lawu ) – Jakarta
SINCERE MUSIK : 021 – 4243173
21 Nov 2009 16.00 – selesai Venue Hall Melodia Music
Surabaya
WISMA MUSIK MELODIA (SURABAYA) : 031-5025309 / 031-5020680

Dalam acara ini Billy bermain sebagai sebagai endorsee artist Yamaha, memperkenalkan BBseries miliknya. Billy juga sedikit-banyak memberikan lesson pada penonton yang hadir saat itu.

Berikut ini foto-foto yang sempat diabadikan oleh rekan saya:



danahhirnya autograph session.

Antusias dari masyaratkat Medan cukup positif. Hal ini terbukti dari cukup padatnya ruangan tempat acara ini berlangsung. namun hal ini tidak berbanding lurus denga penjualan malam itu.Satu hal yang agak mengganggu saat itu adalah kualitas sound yang digunakan saat itu(speaker, amp) dan juga ruangan yang tidak tahan dengan bass tinggi.

Terlepas dari itu semua acara kali ini cukup memuaskan saya.

5 Centimeters Per Second

5 Centimeters per Second: a chain of short stories about their distance adalah adalah judul film yang disutradarai oleh Makoto
Shinkai.
Film yang dibuat dalam bentuk animasi in pertama kali running di Yahoo Streaming pada Februari 2007, hingga akhirnya pada Maret 2007 dirilis di Bioskop dan Juli 2007 pada format DVD.

Byousoku 5 Centimetoru terdiri dari tiga episode yang saling berhubungan tentang perjalanan Takaki Tohno menjalani kehidupannya dalam waktu yang berbeda dan dengan karakater yang bersesuasian dengan masanya.

Episode yang pertama: Oukashou: Extract of Cherry Blossoms. Menjelaskan tentang kehidupan Takaki semasa kecil dan pertemuannya dengan Akari. Takaki dan Akari terpaksa berpisah setelah tamat sekolah dasar karena keluarganya pindah. Begitu juga Takaki hingga akhirnya jarak antara mereka jadi terlalu jauh. Sebelum Akari pindah ke Togichi, Takaki memutuskan perlu untuk bertemu dengan Akari. Namun Takaki terpaksa harus terlambat sampai 4 jam. Hal manisnya Akari tetap menunggu. Settingnya mengambil waktu dimana surat masih menjadi alat komunikasi, sekitar pertengahan atau akhir 1990s.

Episode kedua: Cosmonout. Menjelaskan saat Takaki pada masa SMA di Tanegashima. Berbeda dengan episode pertama, episode kedua lebih ke sudut padang Kanae Sumida kepada Takaki. Sumida yang jatuh cinta kepada Takaki tidak bisa menyatakan perasaannya karena sepertinya Takaki selalu dibayangi oleh sosok Akari. Hal yang tragis saat ternyata Takaki tidak pernah ber-‘sms’ dengan Akari, walau dari sudut pandang Sumida dia sedang mengadakan kontak dengan seseorang.

Episode ketiga: 5 Centimeters per second. Menjelaskan saat Takaki sebagai seorang Programmer di Tokyo. Takaki digambarkan sebagai programmer yang telah depresi. Akari sendiri sudah bertunangan dan akan menikah. Di tengah kedepresiannya, Takaki berhenti dari pekerjaannya. Akhir dari episode ini ditutup dengan adegan ulangan saat mereka kecil, terpisah saat menyebrang kereta. Namun saat itu Akari tidak ada di seberang.


Film ini berkisahkan tentang bagaimana perasaan melawan jarak. Tidak terlalu banyak bumbu dalam penceritaannya. realistis dan tema yang diangkat pun cukup umum. Mungkin yang menarik adalah bagaimana dengan hubungan tertap berlangsung dengan media yang terbatas. memang tidak begitu banyak yang dijelaskan dalam film ini, mengapa dengan berjalannya waktu hubungan mereka menjadi terputus.

Hanya ada 3 chara yang menonjol dalam film ini. bagus sih supaya ceritanya lebih terfokus. Takaki Tohno sebagai tokoh sentral dari cerita. hidupnya sering berpindah karena pekerjaan orang tuanya. Dan karena memiliki banyak kesamaan, Takaki dan Akira menjadi teman dekat. Akira Shinohara, teman dekat Takaki. seperti Takaki Akira juga sering berpindah. Kanae Sumida, chara yang muncul di masa dimana Takaki sudah SMA. Tidak banyak hal yang dijelaskan secara detail mengenai hal yang spesial dari tokoh-tokoh yang ada dalam film ini. keadaan, sifat, kebiasaan semuanya biasa lebih tepatnya realistis. Tapi walaupun begitu ekpresi yang mereka tunjukan sudah cukup untuk menunjukan siapa karakter tersebut.

Secara visual film ini sangat istimewa. penggunaan CG-nya bisa dikategorikan maksimal. Penggambilan gambar backgroundnya di-set dengan sangat cantik. Warna yang diambil juga terang dan sesuai dengan keadaan dan emosi para tokohnya. Design charanyanya cukup baik, walaupun dari segi pewarnaan menurut saya tidak terlalu maksimal (gradiasi warnanya sederhana namun masih realistis), namun bisa disesuaikan dengan backgroundnya.

Di bagian musik pun film ini tidak kalah istimewa. soundtrack yang diputar sangat bisa membentuk/mewakili suasana, emosi yang terjadi. Tidak dibuat terlalu manis, tapi hanya dengan arrasement permainan piano yang sederhana. Walaupun begitu dari sisi soundtrack, film ini cukup bisa membuat penontonnya terbawa emosi saat menontonnya. ED song diisi dengan One More Time, One More Chance oleh Masayoshi
Yamazaki
, beserta dengan klip video yang manis. Klip ini bisa dibilang sebagai penjelas akan hal-hal yang terjadi dari awal hingga akhir cerita.

Jujur setelah menonton film ini untuk pertama kali, banyak pertanyaan yang muncul terutama pada sosok Takaki. Mengapa hubungan mereka seperti hilang? Tidak begitu banyak yang dijelaskan apa yang terjadi setelah Takaki pulang dari stasiun tempat Akira berada. padahal saya berharap agar cerita ini akan berakhir bahagia setelah scene itu. If they do love each other, mengapa mereka tidak mencoba mencari tahu. khususnya pada sosok Takaki yang sepanjang film terus dibayangi sosok Akira. Dari klip terakhir terlihat Akiranya sendiri sebenarnya juga merasakan hal yang sama, namun ia dapat terus melanjutkan kehidupannya yang lain. Mengapa sepertinya Takaki menutup dirinya untuk wanita lain seperti Sumida dan satu sosok wanita lagi. Satu hal yang bodoh yang saya pikirkan, putusnya hubungan mereka karena kesalahan pos. 😆 :mrgreen:
mungkin perlu dibuat versi Akari Arc-nya untuk menjelaskan ini, berhubung Makoto Shinkainya sudah kembali ke studio.

Terlepas dari itu semua. Mungkin hal realistis dari hubungan seperti ini yang dipersembahkan melalui 5 Centimeters per Second memberi kita pelajaran bahwa programmer dekat dengan depresi cinta tidaklah selalu tahan oleh waktu, suatu saat akan berubah. bukan cinta sejati kah? ah entahlah. yang jelas film ini menyediakan hal kosong untuk diisi dengan persepsi masing-masing penonton.

 

ED song dari film ini begitu istimewa bagi saya. karena itu saya persembahkan lyric + translation + chord versi saya.

One More Time, One More Chance
by Masayoshi Yamazaki

intro:
A* A#5* Bm Dm

A——–A#5—————Bm——–Dm—
Koreijou nani wo ushinaeba kokoro wa yurusareru no
A———-A#5————Bm——–Dm—
Dore hodo no itami naraba mou ichido kimi ni aeru
Cm——-F#m—–Bm———A7—-
One more time kisetsu yo utsurowanaide
Cm——-F#m—–Bm—-A7—-
One more time fuzake atta jikan yo

How much more do I have to lose, before my heart is forgiven?
How many more pains do I have to suffer, to meet you once again?
One more time, oh seasons, fade not
One more time, when we were messing around

A———–A#5——–Bm——Dm—
Kuichigau toki wa itsumo boku ga saki ni oreta ne
A————-A#5—————-Bm——-Dm—
Wagamama na seikaku ga naosara itoshiku saseta
Cm——-F#m——Bm———–A7—-
One more chance kioku ni ashi wo torarete
Cm——-F#m——–Bm———-F—-
One more chance tsugi no basho wo erabenai

Whenever we disagreed, I would always give in first
Your selfish nature made me love you even more
One more chance, the memories restrain my steps
One more chance, I cannot choose my next destination

A——–AM7———–CM7—BM7——
Itsudemo sagashite iru yo dokka ni kimi no sugata wo
Bm————BM7———–
Mukai no HOOMU rojiura no mado
Bm/A——-E—————
Konna toko ni iru hazu mo nai no ni
A——–AM7—————-CM7—BM7——
Negai ga moshimo kanau nara ima sugu kimi no moto e
Bm————–BM7———–
Dekinai koto wa mou nanimo nai
Bm/A———E—————G—
Subete kakete dakishimete miseru yo

A–G–G

I’m always searching every where for your figure
Our meeting platform, the back alley window
Even though I know you won’t be there
If my wish were to come true, I would be at your side
There is nothing, I couldn’t do
I would put everything on the line and hold you tight

Sabishisa magirasu dake nara
Dare demo ii hazu na no ni
Hoshi ga ochisou na yoru dakara
Jibun wo itsuwarenai
One more time kisetsu yo utsurowanaide
One more time fuzake atta jikan yo

If I just wanted to avoid loneliness, anybody would have been enough.
Because the night looks like the stars will fall, I cannot lie to myself.
One more time, oh seasons, fade not.
One more time, when we were messing around

Itsudemo sagashite iru yo dokka ni kimi no sugata wo
Kousaten demo yume no naka demo
Konna toko ni iru hazu mo nai no ni
Kiseki ga moshimo okoru nara ima sugu kimi ni misetai
Atarashii asa korekara no boku
Ienakatta "suki" to iu kotoba mo

I’m always searching every where for your figure
At a street crossing, in the midst of dreams
Even though I know you won’t be there
If a miracle were to happen here, I would show you right away
The new morning, who I’ll be from now on
And the words I never said: “I love you.”

Fsus—–G/C———A-G-E
Natsu no omoide ga mawaru
Fsus-G/C-Dbdim/B—–
fui ni kieta kodou

The memories of summer are revolving
The throbbing which suddenly disappeared

Itsudemo sagashite iru yo dokka ni kimi no sugata wo
Akegata no machi sakuragichou de
Konna toko ni kuru hazu mo nai no ni
Negai ga moshimo kanau nara ima sugu kimi no moto e
Dekinai koto wa mou nanimo nai
Subete kakete dakishimete miseru yo

I’m always searching every where for your figure
At dawn on the streets, at Sakuragi-cho
Even though I know you won’t be there
If my wish were to come true, I would be at your side
There is nothing, I couldn’t do
I would put everything on the line and hold you tight

Itsudemo sagashite iru yo dokka ni kimi no kakera wo
Tabisaki no mise shinbun no sumi
Konna toko ni aru hazu mo nai no ni
Kiseki ga moshimo okoru nara ima sugu kimi ni misetai
Atarashii asa kore kara no boku
Ienakatta suki to iu kotoba mo

I’m always searching, for fragments of you to appear somewhere
At a traveller’s store, in the corner of newspaper,
Even though I know you won’t be there
If a miracle were to happen here, I would show you right away
The new morning, who I’ll be from now on
And the words I never said: “I love you.”

Itsudemo sagashite shimau dokka ni kimi no egao wo
Kyuukou machi no fumikiri atari
Konna toko ni iru hazu mo nai no ni
Inochi ga kurikaesu naraba nandomo kimi no moto e
Hoshii mono nado mou nanimo nai
Kimi no hoka ni taisetsu na mono nado

I always end up looking for your smile, to appear somewhere
At the railroad crossing, waiting for the express to pass
Even though I know you won’t be there
If our lives could be repeated, I would be at your side every time
I would want nothing else
Besides you, nothing else matters

Outro:
G-A-G-A

A* A#5* Bm Dm A

Keterangan:
chord yang diberi tanda ‘*’ dapat dilihat di bawah:

A*
A#5
Bm
Dm

Elite White Guitar

Tadi sore ketika sedang nonton tv untuk menemani waktu tidur, ada sebuah acara semacam live show promotion gitu. Sebenarnya saya sendiri kurang suka nonton acara yang begituan sekarang(terlalu sering, acara musiknya cuma sebagai figuran). Tapi ketika J-rocks manggung saya melihat ada yang berbeda dengan gitarnya Iman. Kalau yang biasanya adalah Fender Strat ’73 atau GnL Tele kali ini dia memakai Fernandes Revelle! Tidak tahu juga apa alasan pindah gitarnya.

Setelah diselidiki lebih lanjut ternyata Revellenya yang Elite Deluxe. Yang masih ngambang ini dia contoh Revelle Elite Duluxe.

Spesifikasi secara umumnya:

  • Construction : Set Neck
  • Body : 45mm mahogany + 15mm plain maple top
  • Neck : Mahogany
  • Fingerboard : Rosewood, 24 3/4" scale
  • Fret : 22 Jumbo
  • Bidge : Tune-O-Matic
  • Pick-up : Duncan JB(Bridge), Duncan Jazz(Neck)
  • Control : single tone, single volume, on/off sustainer, sustainer mode toggle, pick-up (3-ways)

Suaranya lebih cocok untuk rock tapi agak jazz. Ada yang bilang suaranya mirip-mirip Les Paul. Sangat disarankan bagi gitaris yang telah menemukan arah permainan gitarnya.

Di Indonesia sendiri belum ada suplier resminya, berarti masih jarang ada orang yang punya. Dan yang terpenting adalah harganya $800-$1000-an (yang standar). Murah + suara bagus + model elegan + eksklusif = bagus.

Saya sendiri tahu tentang gitar manufaktur Jepang ini sejak Ken(L`arc) mulai sering memakainya. Mungkin saya salah satu orang yang termakan gaya idola. Semua Gear yang dia punya pengen dibeli. Mau bagaimana lagi, karena wawasan gitar kurang saya cuma bisa menilai gitar dari suara permainan gitarisnya(artisnya).

Semua gitar bagus untuk saya. Asal enak didengar, stelan pas, scale fingerboard-nya pas(sampai yang paling ujung), neck-nya enak. Kalau mau lebih bagus lagi ganti pick-up dan sustainernya fernandes ke gitar saya ini:



Yamaha FG-149 palsu

Gitar 18 fret yang paling enak dipegang! Ringan dan neck-nya yang kecil membuatnya enak untuk dipengang-pegang. Namun karena sudah sering dibawa tauran kondisi suaranya jadi kurang sempurna.

Harga awal Rp 150.000,- ada yang tertarik?

Okashi no Uta(song of sweet)

Belakangan ini saya jadi sering mendengar lagu ini, entah kenapa media pemutar musik saya terus nge-run lagu ini. Saat saya sedang santai saya coba untuk memutarnya dengan sengaja, dan setelah didengarkan ternyata lagi ini cukup cathcy, liriknya pun menarik mengenai kesenangan akan makanan manis. Ternyata sama seperti saya, kero-chan dan supii-chan juga suka yang manis-manis.

Lagu ini merupakan salah satu soundtrack anime Card Captor Sakura yang dibawakan oleh Sakura Tange yang juga adalah seiyuu dari Sakura Kinimoto(Main Chara of CCS). Soal suara tidak perlu dikomentari karena seiyuu-nya Sakura pasti cocok dengan karakte yang dibawakan.

Berikut ini adalah lyric dan translatenya + chord, yang plain adalah romaji dan yang italic translation-nya. Dozo

Okashi no Uta(jp:Song of sweet)
by Sakura Tange, Aya Hisakawa

    Intro:
    G C-D C-D B-A
    G A B A B

G——–Am—–
Keeki chokoreeto
Bm——Am–
Purin zerii
Bm——C—–
Odango karintou
D—————-G
Kukkii aisu-kuriimu

    G A B A B

Cake and chocolate
Pudding and jelly
Dumplings and “karintou”
Cookies and ice cream

C————–
Naze okashi wo taberu no ka
Bm————–
Kimatteru soko ni
Am—————-D*–
Okashi ga aru kara ya

Why do I eat sweets?
Of course it’s because
the sweets are there!

G-(D)—E-(D)-G-(D)–Am*
*)Okashi oishi okashi ureshi
G-(D)—E-(D)-G-(D)–F*
Okashi tanoshi okashi yoroshi
D—-
Jinsei tanoshi manto na

Sweets are so good, sweets, I’m so happy
Sweets are so fun, sweets are good
You gotta enjoy life!

    Fill Parody (Based on bas Tab, I don’t know how to write a tablature):
    A B-A D C B A G-A-B-A G D
    F G-G F E D G A~~~~~~D(rooling)-F
    G A-G C A# A G F G A G F D
    C-D C B A F-G-A~~D(rolling)-G

Piri kara na koto mo
Aru yaro kedo
Shiawase no tame ni wa
Doryoku wo oshi manto na

Sure there’s such a thing
as spicy hot
But for the sake of happiness
Ya don’t want to regret not trying

Sore demo tsukareta toki wa
Amai mon tabete
Hito yasumi shite mii

Even when you’re tired
Eat something sweet
And try taking a break!

Amai umai amai deai
Amai sugoi amai warai
Jinsei iro-iro ussha!!

    Fill guitar melody :
    G C Am D
    Bm Am G D

Sweet and yummy, a sweet meeting
Sweet and amazing, a sweet laugh
Life has so much variety, ussha

Repeat *)

[1] Amai, umai, okashi, oishi bisa diartikan sweet, delicious, yummy, pokoke maknyus dan sejenisnya. Jadi diartikan seperti itu agar sesuai konteks.
[2] ussha itu sebuah teriakan jadi tidak diartikan( kalau di manga ditulis ‘whoooaaa’), seperti terikan reno pada FF VII advent children.
[3] Mau dengar lagunya google aja
[4] Chord yang bertanda * adalah chord modifikasi yang tidak bisa saya gambarkan agar lebih pas.
[5] Untuk Fill-nya lebih baik sewaktu memainkannya pake feeling aja biar lebih pas.


About me

me

I am currently 25 years old. Some old post maybe not relevant to current situation, and will not be updated. you may look for comment section or ask me anything.

timeline

Desember 2017
S S R K J S M
« Mei    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Kategori

GALLERY

Eid Mubarak Illya
Eid Mubarak Illya
full size

Happy Birthday Miku

full size

Contact

aacom_jaksen@yahoo.com

bumikitta.wordpress.com

Arsip